22 Maret 2019

Pemilu 2019

assallamuallaikum.. salam sejahtera buat kita semua. kali ini gue bakalan ngeshare tentang pemilu 2019 nanti, eittssss, bukan tentang paslonnya yah, tpi lebih ke definisi pemilunya, dari sejarah awalnya pemilu, proses pemungutan suara ataupun partai yang pertama kali ikut pemilu. gue sih yakin bakalan ngebosenin sih :D alasan gue buat artikel ini karena gue secara pribadi agak gimanaa gtu ngeliat kurang antusiasnya remaja-remaja untuk nyoblos atau memilih, jadi terciptalah artikel ini. tujuan kita cuma hanya sekedar mengingatkan pentingnya suaramu di pemilihan nanti. karena perubahan di Indonesia ada di jarimu, cieeeee...

oke simak yah.

APASIH PEMILU ITU??
Pemilu (Pemilihan Umum) adalah suatu proses pemilihan, atau pemungutan suara Presiden, Wakil Rakyat/Daerah secara serentak atau demokrasi. nah yang mengurusi soal pemilu ini adalah KPU (Komisi Pemilihan Umum). jadi KPU bertanggung jawab penuh dalam proses pemungutan suara se Indonesia. prosesnyaa, jadi KPU akan mendata masyarakat yg sudah punya E-KTP dan akan ada petugas di setiap masing-masing RT untuk memastikan bahwa kalian nanti sudah terdaftar di TPS (Tempat Pemungutan Suara) masing-masing di wilayah kalian. jadi kalo kalian merasa belum up to date tentang namamu sudah terdaftar atau belum di TPS wilayahmu, kuy segera cek ke RT kalian :D

SEJARAH PERTAMA KALI PEMILU.
nah kalian harus tau nih, Pemilihan umum di Indonesia telah diadakan sebanyak 11 kali yaitu pada tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, 2004, 2009 dan 2014 menurut Wikipedia yah :D

Naah menurut wikipedia lagi nih. Pemilihan umum di Indonesia menganut asas "LUBER" yang merupakan singkatan dari "Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia". Asas "Luber" sudah ada sejak zaman Orde Baru, oke kita jabarkan satu persatu, "Langsung" berarti pemilih diharuskan memberikan suaranya secara langsung dan tidak boleh diwakilkan. "Umum" berarti pemilihan umum dapat diikuti seluruh warga negara yang sudah memiliki hak menggunakan suara. "Bebas" berarti pemilih diharuskan memberikan suaranya tanpa ada paksaan dari pihak manapun. "Rahasia" berarti suara yang diberikan oleh pemilih bersifat rahasia hanya diketahui oleh si pemilih itu sendiri. Kemudian di era reformasi berkembang pula asas "Jurdil" yang merupakan singkatan dari "Jujur dan Adil". Asas "Jujur" mengandung arti bahwa pemilihan umum harus dilaksanakan sesuai dengan aturan untuk memastikan bahwa setiap warga negara yang memiliki hak dapat memilih sesuai dengan kehendaknya dan setiap suara pemilih memiliki nilai yang sama untuk menentukan wakil rakyat yang akan terpilih.

Asas "ADIL" adalah perlakuan yang sama terhadap peserta pemilu dan pemilih, tanpa ada pengistimewaan ataupun diskriminasi terhadap peserta atau pemilih tertentu. Asas jujur dan adil mengikat tidak hanya kepada pemilih ataupun peserta pemilu, tetapi juga penyelenggara pemilu.

PEMILU PERTAMA..
Pemilu pertama dilangsungkan pada tahun 1955 dan bertujuan untuk memilih anggota-anggota DPR dan Konstituante. Pemilu ini seringkali disebut dengan Pemilu 1955, dan dipersiapkan di bawah pemerintahan Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo. Namun, Ali Sastroamidjojo mengundurkan diri dan pada saat pemungutan suara, kepala pemerintahan telah dipegang oleh Perdana Menteri Burhanuddin Harahap. Sesuai tujuannya, Pemilu 1955 ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu: Tahap pertama adalah Pemilu untuk memilih anggota DPR. Tahap ini diselenggarakan pada tanggal 29 September 1955, dan diikuti oleh 29 partai politik dan individu, Tahap kedua adalah Pemilu untuk memilih anggota Konstituante. Tahap ini diselenggarakan pada tanggal 15 Desember 1955. Lima besar dalam Pemilu ini adalah Partai Nasional Indonesia, Masyumi, Nahdlatul Ulama, Partai Komunis Indonesia, dan Partai Syarikat Islam Indonesia.

PEMILU PERTAMA PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN.
Pemilihan umum presiden dan wakil presiden (pilpres) pertama kali diadakan dalam Pemilu 2004. Pemilu 2004 merupakan pemilu pertama di mana para peserta dapat memilih langsung presiden dan wakil presiden pilihan mereka. Pemenang Pilpres 2004 adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Pilpres ini dilangsungkan dalam dua putaran, karena tidak ada pasangan calon yang berhasil mendapatkan suara lebih dari 50%. Putaran kedua digunakan untuk memilih presiden yang diwarnai persaingan antara Yudhoyono dan Megawati yang akhirnya dimenangi oleh pasangan Yudhoyono-Jusuf Kalla.

PROSES PEMILIHAN SUARA DI TPS.

nah buat kalian yang baru pertama kali memilih/nyoblos/nyolok atau apapun lah istilah kalian, kita bakalan kasih tau ke kalian nih, gmna sih proses awal memilih, dari pendataan nama kalian sampai proses memilih nanti.

1. nah, disetiap wilayah RT nanti akan ada petugas yg akan mendata di setiap KK atau kepala keluarga untuk memastikan disetiap keluarga itu sudah tercantum atau belum nama kalian untuk mendapatkan hak memilih.

2. kalau sudah terdaftar, nanti setiap RT akan memprint out daftar-daftar pemilih dan akan ditempelkan di mading atau informasi di setiap wilayah RT kalian, naah kalian inisiatif deh tuh buat coba cek nama kalian sudah terdaftar atau belum. kalau belum, segera lapor ke RT kalian, komplain jg gpp, itu hak kamu. tapi jangan galak-galak, kasian RT mu nanti, hehehe.

3. nah sebulan sebelum hari H atau 2minggu sebelum hari H tergantung kebijakan masing-masing wilayah, akan diberikan surat undangan untuk memilih tuh. jadi pastikan kembali, kalian sudah dapat undangan atau belum.

4. setelah dapat undangan, di hari H nanti bawa undangan itu, trus registrasi kembali ke TPS yg sudah ditentukan di dalam undangan itu.

5. setelah registrasi ulang, tunggu sampai namamu dipanggil.  kalau sudah dipanggil, ambil surat suaramu, jalan menuju bilik suara, coblos dimanapun kamu mau, kecuali diluar garis kotak nama/foto kandidat calon. kalau diluar itu, nantinya surat suaramu gak sah dong. jadi pastikan kamu nyoblos di nama/foto calonnya yaaah..

6. naah klo sudah milih, lipat kembali surat suaramu dan jalan menuju kotak suara, masukin deh surat suaramu ke kotak suara itu, jangan masukin yg lain yah, kaya amplop kosong misalnya :D

7. dan yang terakhir, celup kelingkingmu ke botol tinta, sedikit saja jangan sampe semua jari kelingkingmu dicelupin :D itu pertanda bahwa kamu sudah memilih dan proses pemilihan selesai.

8. terakhir banget sih, kalo anak milenial zaman now itu biasa nya upload foto kelingkingnya, biar dikata sudah nyoblos :D bagus kok dan gue setuju banget, jadi supaya ada nuansa edukasinya supaya yang lain juga ikut nyoblos.

biasanya pencoblosan/pemilihan itu diselenggarakan dari jam 8 pagi sampai jam 12 siang. sisanya adalah perhitungan suara yang bakal disaksikan oleh masing-masing saksi dari partai atau paslon itu sendiri plus masyarakat juga menyaksikan. biasanya seru tuh, jadi kalau ada waktu senggang lebih ikut nonton ajaaa, rame2in. tapi jangan provokasi yaaah :D

nah dari sini kita belajar lebih tentang pentingnya suaramu di pemilu besok. karena perubahan-perubahan Indonesia 5 tahun kedepan bergantung di suaramu, hehehe :D. siapapun presidennya nanti yang terpilih, kita sesama masyarakat indonesia harus tetap damai. berbeda itu bagus tooh? :D

jadi ayooo otw ke TPS dan keluarkan hak memilih mu di 17 april 2019 nanti untuk menuju Indonesia yang lebih baik lagi.

Akhir kata thank you very much yang segede-gedenya untuk kalian yang membaca tulisan ini, semoga bermanfaat buat kalian dan semangat juga buat kita untuk memberikan artikel-artikel yang lebih bermanfaat buat kalian lagi.

akhir kata salam sejahtera, omswasiastu namo budaya dan assallamuallaikum wr wb :D

12 Januari 2019

Gue..

ouh iya, maaf dari tadi gue ngenalin temen dan cem-cem an gue mulu yah?  hehe

oke kenalin, gue Sutan.
asli atau lahir di jakarta tapi blasteran Pasundan (padang kesunda2an)  :D gue besar di sebuah perkampungan yg agak mepet2 sama tangerang, tepatnya di pinggir kali, bersampingan dengan pabrik dan membelakangi rel kereta api, hehehe.

gue besar dikeluarga yang sederhana. dengan 1orang ibu, 1 orang ayah, 1 kakak cowo dan 2 adik cewe. Ayah gue seorang penjahit rumahan yang handal (menurut gue)
dia sudah lama berwiraswasta menjadi tukang jahit rumahan semenjak gue belum ada di bumi ini :D.

ibu gue, seorang ibu rumah tangga yg ahli dibidang keuangan keluarga. jago masak, dan bawel nya lumayan (yah rata2 ibu2 emang begitu :D)

gue diwaktu kecil dibilang bangoooor yah kaga, dibilang kagaaaa yah bangoooor, eh gmna yah ngejelasinnya??

jd gini, dulu waktu SMP mau menginjak SMA, sering banget tuh yang namanya tawuran, tapi kalo lagi pelajaran sekolah mah yah belajar. bolos atau madol kaga kehitung lg,  makanya gak pinter-pinter amat :D

gue jd inget ketauan guru BP waktu gue dan kawan-kawan seperjuangan ketauan tawuran.
tiba-tiba guru BP masuk ke kelas..

Guru BP : "Jujur sama saya, siapa yg kemaren tawuran? " sebetulnya nih guru udah tau siapa-siapa aja yg tawuran, karena sebelumnya dia ngeliat kita-kita tawuran.
Murid Sekelas : "hening"
Guru BP : "klo saya hitung sampai 3 tidak ada yg mengaku, cowok murid satu kelas ini saya akan hukum" dengan mata melotot dan membara-bara.

wajar lah Guru yg satu ini marah besar. toh selain dia guru BP, dia juga mengajar agama di sekolah.

Guru BP : saya hitung yaah? 1.. 2.. 3....



Bersambung...

Pemilu 2019

assallamuallaikum.. salam sejahtera buat kita semua. kali ini gue bakalan ngeshare tentang pemilu 2019 nanti, eittssss, bukan tentang paslon...